Jumat (26/2) lalu seusai meliput relokasi warga Kalijodo di Rumah Susun Marunda, saya dihentikan oleh seorang polisi lalu lintas di depan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok. Penyebabnya adalah lampu sepeda motor saya tidak menyala. Memang saklar lampu sepeda motor saya rupanya sering tergeser sehingga tanpa disadari lampu tidak menyala.
Polisi lalu lintas itu bertanya sesuai prosedur, "Dari mana dan mau ke mana?". Saya jawab, "Dari Marunda mau kembali ke kantor,". Dia lalu meminta saya menunjukkan SIM dan STNK.
Senin, 07 Maret 2016
Selasa, 01 Maret 2016
BUAH SIMALAKAMA PROSTITUSI Oleh Dewanto Samodro
Jakarta, 29/2 (Antara) - Perhatian sebagian masyarakat masih menuju pada penertiban Kalijodo, Jakarta Utara, salah satu kawasan prostitusi untuk kelas bawah yang masih tersisa di Ibu Kota.
Penertiban tersebut dilakukan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai kawasan prostitusi dan permukiman rumah tangga tersebut berada di lahan yang seharusnya digunakan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).
Penertiban tersebut dilakukan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai kawasan prostitusi dan permukiman rumah tangga tersebut berada di lahan yang seharusnya digunakan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).
KEHIDUPAN BARU EKS WARGA KALIJODO DI MARUNDA Oleh Dewanto Samodro
Jakarta, 29/2 (Antara) - Belasan anak asyik bermain sepak bola di sebuah lapangan berplester di kompleks Rumah Susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (26/2).
Wajah mereka terlihat cerah, riang dan gembira seolah tidak ada beban, meskipun baru pindah ke hunian baru di Rumah Susun Marunda dari kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara.
Wajah mereka terlihat cerah, riang dan gembira seolah tidak ada beban, meskipun baru pindah ke hunian baru di Rumah Susun Marunda dari kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara.
Rabu, 24 Februari 2016
DARURAT GIZI DI TENGAH TINGGINYA KONSUMSI ROKOK Oleh Dewanto Samodro
Jakarta, 23/2 (Antara) - Indonesia telah darurat gizi, kata Wakil Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Jakarta (LDUI) Abdillah Ahsan pada seminar "Gizi Kurang, Kemiskinan dan Konsumsi Rokok" di Jakarta, Selasa.
Pernyataan Abdillah tersebut bisa jadi ada benarnya. Setidaknya, apa yang disampaikan ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Diah Mulyawati Utari mendukung hal itu. Posisi masalah gizi di Indonesia memenuhi seluruh kategori yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Pernyataan Abdillah tersebut bisa jadi ada benarnya. Setidaknya, apa yang disampaikan ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Diah Mulyawati Utari mendukung hal itu. Posisi masalah gizi di Indonesia memenuhi seluruh kategori yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MENCARI SOLUSI BAGI KALIJODO Oleh Dewanto Samodro
Jakarta, 22/2 (Antara) - Niat pemerintah daerah untuk menggusur dan menertibkan kawasan tertentu selalu menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang terkena dampak langsung rencana tersebut.
Begitu pula dengan kawasan prostitusi Kalijodo, yang bagi sebagian orang lainnya di luar kawasan itu mungkin menimbulkan keresahan tersendiri karena tudingan sebagai pusat penyebaran HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya.
Begitu pula dengan kawasan prostitusi Kalijodo, yang bagi sebagian orang lainnya di luar kawasan itu mungkin menimbulkan keresahan tersendiri karena tudingan sebagai pusat penyebaran HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya.
Selasa, 29 September 2015
PANTASKAH KRETEK ADA DALAM RUU KEBUDAYAAN?
Oleh Dewanto Samodro
Jakarta, 28/9 (Antara) - Belum usai permasalahan Rancangan Undang-Undang Pertembakauan yang dituding proindustri dengan mengesampingkan isu kesehatan, kelompok pendukung pengendalian tembakau lagi-lagi berteriak karena Badan Legislasi DPR memasukkan kretek dalam Rancangan Undang-Undang Kebudayaan.
Jakarta, 28/9 (Antara) - Belum usai permasalahan Rancangan Undang-Undang Pertembakauan yang dituding proindustri dengan mengesampingkan isu kesehatan, kelompok pendukung pengendalian tembakau lagi-lagi berteriak karena Badan Legislasi DPR memasukkan kretek dalam Rancangan Undang-Undang Kebudayaan.
Selasa, 08 September 2015
RUU PERTEMBAKAUAN VS PENGENDALIAN TEMBAKAU
Jakarta, 7/9 (Antara) - Para aktivis pendukung pengendalian tembakau sontak "berteriak" ketika Badan Legislasi (Baleg) DPR akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pertembakauan menjadi RUU usul inisiatif DPR.
Reaksi para pendukung pengendalian tembakau itu disuarakan melalui berbagai media sosial dan kampanye, karena tidak banyak media arus utama yang memberitakan penolakan mereka terhadap RUU Pertembakauan.
Reaksi para pendukung pengendalian tembakau itu disuarakan melalui berbagai media sosial dan kampanye, karena tidak banyak media arus utama yang memberitakan penolakan mereka terhadap RUU Pertembakauan.
Langganan:
Postingan (Atom)