Jakarta, 3/4 (Antara) - Perhatian publik sedang mengarah pada kasus kematian Siyono, terduga teroris dari Klaten, Jawa Tengah yang pulang tidak bernyawa setelah ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Publik juga dikejutkan dengan keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mendampingi Suratmi, istri Siyono, untuk mencari keadilan atas kematian suaminya.